Ribuan Buruh Berdemo

Memperingati Hari Buruh.

.

KB

Salah satu program pemerintah.

Pengungsi

Kondisi pengungsian.

.

Rabu, 03 Juli 2013

Kiki, Bocah 12 Tahun si Tulang punggung Keluarga


MINGGU, 23 JUNI 2013

Tubuh kecil dengan mata merah itu nampak tengah asyik bermain di masjid sebelum sang guru ngaji datang untuk mengajar. Kami memanggilnya dari balik kaca, ia pun bergegas keluar menemui kami sambil tak mengerti apapun.

Kiki namanya, di antar salah satu relawan kampus peduli bocah laki-laki ini langsung menemui guru ngajinya untuk meminta izin tak ikut pengajian malam itu. Ia mengantarkan kami menyusuri jalanan kecil nan gelap menuju rumah biliknya di kampung cihideung sasak garut. Dengan baju agak basah karena gerimis ia mengetuk pintu rumah dan memanggil-manggil nama neneknya, mak juah.

Kiki kini berusia 12 tahun, sejak berusia 3 bulan kiki sudah ditinggal kedua orang tuanya untuk merantau ke sumatra, sejak pergi hingga kini tak terdengar lagi kabar tentang orang tua kiki, entah masih hidup atau sudah tiada. Kiki di rawat oleh nenek kesayangan nya  yang kini sudah renta dan sakit-sakitan,  bahkan susah untuk berjalan.

Untuk hidup, sepulang sekolah Kiki langsung bekerja. Pada musim alpukat ia berangkat ke kebun-kebun warga untuk mencari alpukat rontokan, alpukat rontokan dengan berbagai kondisi ini biasa orang beli dari kiki dengan harga murah, tak jauh dari 5 ribu rupiah. Ketika musim alpukat habis kiki beralih pekerjaan menjadi pencari kayu bakar di bukit yang letaknya cukup jauh, sehari ia bisa mengumpulkan kayu bakar dan di jual seharga 3 ribu rupiah.
Dengan hasil bekerjanya ini kiki bisa membeli beras, kiki sendiri yang langsung memasak beras menjadi bubur yang hanya di bumbui garam. Bubur inilah yang menjadi santapan kiki bersama mak jua setiap hari.

Pertemuan dengan kiki malam itu sungguh sangat berkesan bagi kami. Kekuatan, keteguhan dan keterampilan kiki untuk mengelola kehidupan yang seberat itu sangat patut di acungi jempol. Dalam hal ini kiki dengan usianya bahkan jauh lebih hebat dan pintar di bandingkan kami. 
Alhamdulillah kiki siap hijrah ke bandung dan bersama dengan anak yatim hebat lainnya menjadi  santri pondok prestatif indonesia. Pondok prestatif Indonesia (PPI) adalah salah satu program post pendidikan kampus peduli yang mengumpulkan  anak-anak yatim dhuafa bermental hebat dari berbagai pelosok di indonesia, di PPI ini anak-anak yatim akan di bina dengan konsep tauhidpreneur dimana selain menjadi sholeh ditargetkan jiwa-jiwa kepemimpinan, kemandirian, kepedulian dan kelembutan hati  muncul pada diri anak-anak yatim ini dan menjadi karakter yang kuat. bismillah..

Kisah Nyata Lia, Si Gadis Pemulung

Gadis 12 tahun ini harus rela kehilangan masa kanak-kanaknya.
Lia, gadis 12 tahun ini harus rela kehilangan masa kanak-kanaknya yang penuh dengan sorak sorai permainan. Kondisi perekonomian keluarga yang kurang baik memaksa Lia berfikir dewasa lalu  bekerja membantu kedua orang tuanya sambil sekolah.

Kenaikan Harga BBM Perpanjang Umur Cadangan Minyak RI


Cadangan minyak Indonesia sedikit, namun dengan penduduk yang besar.

ddd
Rabu, 19 Juni 2013, 12:22
VIVAnews - Wakil Menteri Keuangan, Anny Ratnawati, Rabu 19 Juni 2013, menyatakan, kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi akan mengubah pola konsumsi masyarakat untuk lebih hemat, sehingga memperpanjang habisnya cadangan minyak Indonesia.

Ia menjelaskan, pola konsumsi BBM masyarakat setiap tahun naik 10 persen, dan diperkirakan habis dalam 20 tahun jika tidak ada upaya antisipasi. "Kalau pola konsumsi bisa dikendalikan, umur cadangan minyak dapat diperpanjang hingga 30-38 tahun," katanya di Jakarta.

Indonesia, dia menjelaskan, tidak dapat disamakan dengan negara seperti Venezuela dan Arab Saudi. Indonesia saat ini hanya memiliki cadangan minyak 4 miliar barel dengan 240 juta penduduk. Untuk mengangkat cadangan minyak, membutuhkan anggaran yang besar.

Cadangan minyak Indonesia jauh dibandingkan Venezuela yang memiliki 297,6 miliar barel dan penduduk 29,3 juta jiwa. Sementara itu, Arab Saudi memiliki cadangan minyak 267 miliar barel dengan penduduk sebanyak 28 juta jiwa. 

"Harga BBM murah karena memiliki cadangan sebesar itu. Kita menaikkan harga BBM untuk memikirkan generasi mendatang," katanya. (art)

Dampak pertumbuhan penduduk terhadap kualitas hidup.


THURSDAY, 20 JUNE 2013

Dalam kesempatan kopi darat para Bloggers komunitas terkemuka di Jakarta bersama BKKBN  disalah satu Cafe - fx Sudirman kemaren yang membahas masalah “Problematika Kependudukan ” turut hadir Bapak Kepala BKKBN Fasli Jalal. Beliau yang baru saja dilantik pada tanggal 13 Juni 2013 lalu , begitu antusias memberikan data dan fakta terbaru tentang kependudukan baik sekala Nasional maupun global Internasional.

BPS: Jumlah Penduduk Miskin Turun Jadi 28 Juta Orang


Tumbuhnya ekonomi pada triwulan pertama menjadi salah satu pemicunya.

ddd
Senin, 1 Juli 2013, 13:38
VIVAnews - Badan Pusat Statistik (BPS) mengumumkan jumlah penduduk miskin di Indonesia pada Maret 2013 turun menjadi 28,07 juta orang atau 11,37 persen. Sebelumnya, pada September 2012, jumlah tersebut mencapai 29,59 juta orang atau 11,66 persen.

Kepala BPS, Suryamin, di kantornya, Jakarta, Senin 1 Juli 2013, mengatakan, ada beberapa faktor yang mendorong penurunan kemiskinan tersebut, antara lain, rendahnya inflasi pada periode September hingga Maret 2013.

Selasa, 02 Juli 2013

Kantor Diserang Ratusan Warga, Pak Lurah Luka Parah


Lurah Payuputat, Prana Desta mengalami luka parah.

ddd
Rabu, 29 Mei 2013, 00:01
VIVAnews - Ratusan warga Kelurahan Payuputat, Kecamatan Prabumulih Barat, Kota Prabumulih, Sumatera Selatan (Sumsel) menyerang dan merusak kantor Lurah Payuputat dengan menggunakan kayu dan batu, Selasa 28 Mei 2013.  Warga menuding sang lurah menjual tanah perkebunan yang diklaim massa milik desa kepada pengusaha.

Lurah Payuputat Prana Desta dan seorang pengusaha bernama Eka Samindra, yang berada di dalam kantor mengalami luka parah setelah dipukuli dan terkena benda tumpul. Beruntung, keduanya bisa diselamatkan petugas polisi yang berada di lokasi.

"Keduanya sudah dibawa ke RS Pertamina untuk diberikan perawatan intensif bersama sejumlah petugas kami yang juga turut terluka akibat dilempar warga pakai batu," Kata Kabag Ops Polres Prabumulih, Kompol HT Sianturi.

Beberapa anggota polisi mengalami luka di kepala akibat terkena lemparan batu. Selain itu, sejumlah wartawan media cetak dan elektronik yang sedang melakukan peliputan, juga tak lepas dari amukan masa. Beberapa wartawan mengalami luka akibat terkena lemparan batu. Kamera salah satu wartawan media cetak dirusak warga.

Hingga berita ini diturunkan, situasi di Kelurahan Payuputat, Kecamatan Prabumulih Barat, Kota Prabumulih, Sumatera Selatan, masih tegang. Tiga kompi pasukan anti huru-hara Polres Prabumulih serta anggota TNI dari Koramil Yon Zipur II Prabumulih dan 1 kompi Pasukan Brimob Mapolda Sumsel telah diturunkan ke lokasi.

Laporan: AJi AJun Patra

Warga Juga Bakar Polsek Rawas Ulu Sumatera Selatan


Sebelumnya, warga membakar Polsek Rupit.

ddd
Selasa, 2 Juli 2013, 22:52

VIVAnews - Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Sumatera Selatan, Komisaris Besar Djarot Padakova, Selasa 2 Juli 2013, menyatakan, selain Polsek Rupit, warga juga membakar Polsek Rawas Ulu hingga habis dilalap api.

"Waktu pembakaran di Mapolsek Rupit, massa dari Desa Karang Anyar langsung bergerak melakukan pembakaran di Mapolsek Rawas Ulu yang berjarak 12 kilometer," kata Djarot saat ditemui wartawan di Polda Sumatera Selatan.

Ia menjelaskan, massa datang menggunakan konvoi sepeda motor dan kendaraan roda empat sambil membawa beberapa jeriken berisi bahan bakar. Setelah membakar dua polsek, ratusan warga lalu memblokir Jalan Lintas Sumatera.

Terkait hal ini, pihak Mapolda Sumsel menurunkan ratusan personel Brimob dan pasukan anti huru-hara. "Polres Lubuk Linggau disiagakan dan ditambah dengan ratusan pasukan dari polda yang akan berangkat malam ini,” ujarnya.

Dia mengimbau agar warga tak terpancing emosi, sehingga membuat keadaan semakin ricuh. "Warga diharapkan agar bisa menahan diri. Selain itu, untuk para pengguna jalan, sebaiknya melawati jalur lain. Sebab, jalan sekarang telah ditutup warga," ujar Djarot sembari menambahkan tidak ada korban jiwa dari kejadian ini.

Ditanya pemicu terjadinya kerusuhan tersebut, Djarot tidak menampik karena adanya tersangka pelaku perampokan yang tewas ditembak petugas. Warga yang marah lalu membakar dua polsek tersebut. "Selanjutnya akan kami selidiki dulu," tukas Djarot.

Pantauan VIVAnews, sekitar pukul 19.00 WIB, pasukan sudah disiagakan di Mapolda Sumsel dan baru diberangkatkan pukul 20.00 WIB. (art)
Iwan Kurniawan, Aji YK Putra (Palembang)